Peringatan HUT ke 21, Camat Zaludin Sebut Talaga Raya Belum Merdeka

Poster peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke21 Kecamatan Talaga Raya

Mandalapos.co.id, Buton Tengah – Camat Talaga Raya Kabupaten Buton Tengah (Buteng) Zaludin, menaruh harapan penuh kepada pemerintah daerah dan DPRD Buton Tengah, di hari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke21 Kecamatan Talaga Raya, pada 22 Februari 2023 kemarin.

Diungkapkan Zaludin, HUT ke-21 Talaga Raya ke 21 mengangkat tema “Maju Bersama Bangkit Lebih Kuat Untuk Kecamatan Talaga Raya”, mengandung makna bahwa masyarakat mengharapkan perubahan dan kemajuan Talaga Raya lebih baik lagi dari sebelumnya.

“Harapan saya mewakili masyarakat yakni menginginkan Kecamatan Talaga Raya dapat dialiri listrik 24 jam, penyedian air bersih, serta tersedianya transportasi laut (Ferry) Talaga Raya-Mawasangka,” kata Zaludin kepada Mandalapos saat dikonfirmasi via telepon, Kamis (23/2/2023).

“Harapan ini sudah dinantikan masyarakat sejak puluhan tahun lamanya, sehingga untuk mewujudkannya kami percayakan kepada Pemda dan DPRD Buteng untuk memperjuangkannya,” sambungnya.

Zaludin menuturkan, Talaga Raya berbeda wilayah dengan kecamatan di Kabupaten Buton Tengah. Pasalnya, dari 7 kecamatan hanya Kecamatan Talaga Raya tersendiri yang terpisahkan dengan laut, dengan jarak tempuh 4 jam dari pusat Ibu kota.

Selain jarak, kata Zaludin, Talaga Raya merupakan wilayah masuk kategori terisolir, karena permasalahan utama yang diinginkan masyarakat sampai saat ini belum terpenuhi, seperti listrik 24 jam dan ketersediaan air bersih.

“Hingga kini masyarakat Kecamatan Talaga Raya belum merasakan kata merdeka. Pasalnya, ketersediaan listrik sangat terbatas dengan durasi waktu menyala 14 jam sehari. Selain itu, ketersediaan air bersih dari PDAM selalu dikeluhkan masyarakat karena sering tercemar kemerahan dan tidak layak dikonsumsi ketika turunnya hujan dan ditambah lagi saat ini air PDAM sudah tidak beroperasi 6 bulan lamanya,” ungkapnya.

Lanjut Zaludin mengharapkan, Kecamatan Talaga Raya kedepannya dapat memiliki transportasi laut Ferry yang mempermudah warga Kecamatan Talaga Raya, menuju Ibu kota di Kecamatan Lakudo sebagai pusat pemerintahan.

“Warga Talaga Raya ini harus menyebrang laut tujuan Kota Baubau, setelah itu menyebrang lagi menuju Wamingkoli untuk menuju Lakudo. Bayangkan betapa susah dan biaya yang dikeluarkan warga. Olehnya itu, kita harapkan kepada pemerintah kabupaten dan provinsi dapat membantu menyediakan transportasi laut Ferry Talaga Raya-Mawasangka sebagai alternatif warga agar lebih muda, dekat dan hemat biaya menuju ibukota kabupaten,” harap Zaludin.

Zaludin menambahkan, meski harapan masyarakat saat ini belum terwujud, namun Pemda dan DPRD Buton Tengah sudah berupa kerja keras mengupayakan keluhan masyarakat dapat terpenuhi dengan melakukan komunikasi dengn pihak PLN serta mencarikan solusi mengatasi air tercemar dari PDAM dengan membangun lokasi air baru.

“InsyaAllah listrik 24 jam di Talaga Raya akan terwujud karena belum lama ini telah hadir tim survei dari PLN pusat untuk menambah tenaga listrik dari tenaga surya dengan membutuhkan lahan 21 ha untuk dibangun dan ini atas persetujuan atas hibah tanah masyarakat. Kemudian terkait ketersediaan air bersih Pemda Buteng melalui PDAM sudah mendapatkan tempat lokasi mata air bersih yang akan segera dibangun untuk dialiri ke masyarakat,” katanya.

“Semoga harapan masyarakat Talaga Raya selama ini dapat segera diwujudkan oleh Pemda dan DPRD Buton Tengah,” pungkasnya.

Laporan : Ahmad Subarjo

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini