Estafet Kepemimpinan Kantah Bombana dan Buton Tengah: Komitmen Bersama Akselerasi Program Strategis Nasional

Bombana, Mandalapos.co.id – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bombana menggelar acara Pisah Sambut dan Serah Terima Jabatan Kepala Kantor Pertanahan di Aula Kantah Bombana, Selasa (09/06/2026). Momentum ini menandai dimulainya babak baru sinergi agraria di dua daerah bertetangga, yakni Kabupaten Bombana dan Kabupaten Buton Tengah.

​Jajaran aparatur Kantah Bombana menyambut hangat kehadiran nakhoda baru mereka, I Gde Beniyasa, S.Kom., S.ST., M.H., yang sebelumnya memimpin Kantah Buton Tengah. Pada saat yang sama, suasana haru menyelimuti pelepasan salah satu putra terbaik Kantah Bombana, Zulham Baharuddin, S.Kom., M.M., QRMP. Jabatan lama Zulham sebagai Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Kantah Bombana kini resmi ditinggalkannya demi mengemban amanah baru yang lebih besar sebagai Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Buton Tengah.

​Pergantian ini merupakan bagian dari rotasi kepemimpinan yang diinstruksikan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, guna penyegaran organisasi dan optimalisasi pencapaian target agraria di wilayah Sulawesi Tenggara.

​Komitmen I Gde Beniyasa di “Negeri Dewi Padi” Bombana
​Dalam sambutan perdananya, Kepala Kantah Bombana yang baru, I Gde Beniyasa, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sambutan hangat yang diberikan oleh seluruh keluarga besar Kantah Bombana. Ia juga menghaturkan terima kasih kepada Kepala Kantah Bombana terdahulu yang kini mendapatkan penugasan baru di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Sulawesi Tenggara.

​Menatap arah kebijakan ke depan, Beniyasa menegaskan komitmennya untuk langsung tancap gas mengawal roda organisasi di Kabupaten Bombana yang dikenal luas dengan julukan “Negeri Dewi Padi”. Ia juga akan bersinergi dan meminta dukungan pemerintah daerah Bombana dalam menjalankan program strategis nasional agar berjalan baik

​”Kami siap melanjutkan program-program kerja yang sudah berjalan baik selama ini dengan penuh tanggung jawab. Fokus utama kami adalah meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat Bombana secara inklusif, transparan, dan akuntabel, sehingga berbagai persoalan kepastian tanah serta sengketa pertanahan di daerah ini dapat tuntas dengan adil,” ujar Beniyasa.

​Ia juga menekankan kepada seluruh pegawai pentingnya internalisasi nilai-nilai organisasi kepada seluruh jajaran pegawai. Kunci keberhasilan instansi menurutnya terletak pada kekompakan, sinergi yang kuat, loyalitas terhadap institusi, serta dedikasi kerja keras dalam melayani publik.

​Senada dengan visi tersebut, Zulham Baharuddin selaku Kepala Kantah Buton Tengah yang baru turut menyatakan kesiapan penuhnya dalam mengemban amanah di daerah yang dijuluki “Negeri Seribu Gua”. Zulham memastikan bahwa transisi kepemimpinan ini tidak akan menghambat program kerja yang sedang berjalan, melainkan akan memperkuat implementasinya di lapangan.

​Zulham memberikan penekanan khusus pada kesuksesan Program Strategis Nasional (PSN), seperti Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan digitalisasi layanan pertanahan yang menjadi prioritas utama Kementerian ATR/BPN.

​”Fokus kami di Buton Tengah adalah memastikan Program Strategis Nasional berjalan sukses, tepat sasaran, dan tepat waktu. Namun, kesuksesan ini tidak bisa diraih secara instan tanpa adanya dukungan lintas sektoral. Oleh karena itu, kami akan memperkuat koordinasi dan memohon dukungan penuh dari Pemerintah Daerah, DPRD, aparat penegak hukum/keamanan, serta seluruh elemen masyarakat Buton Tengah,” tegas Zulham.

​Melalui komitmen linier dari kedua pejabat baru ini, Kementerian ATR/BPN di wilayah Sulawesi Tenggara optimis dapat mewujudkan kepastian hukum hak atas tanah, meminimalisir konflik agraria, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pertanahan yang sehat dan berkepastian hukum.

​Laporan: Ahmad Subarjo

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini