Batam, mandalapos.co.id – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mengajak tokoh masyarakat, ketua RT/RW, serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah dan mengawal momentum kemajuan Kota Batam.
Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi bersama tokoh masyarakat dari Kecamatan Bengkong, Lubuk Baja, Batam Kota, Nongsa, dan Batuampar yang digelar di Golden Prawn 933, Rabu (6/5/2026) malam.
Kegiatan itu menjadi wadah mempererat sinergi antara Pemerintah Kota Batam dengan elemen masyarakat yang dinilai memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan daerah.
Dalam sambutannya, Amsakar menekankan pentingnya menjaga hubungan antarsesama atau hablum minannas guna meluruskan berbagai persepsi keliru yang berkembang di tengah masyarakat. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak menghabiskan energi pada hal-hal yang dapat memicu perpecahan dan kecurigaan.
“Silaturahmi ini insyaallah dapat meluruskan persepsi yang keliru, menjernihkan suasana, serta memperkuat kembali hubungan baik yang telah terjalin. Mari kita bangun energi kolektif demi kemajuan Batam,” ujarnya.
Amsakar juga memaparkan besarnya perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Menurutnya, dalam waktu relatif singkat, pemerintah telah menerbitkan empat Peraturan Pemerintah (PP) strategis guna mendukung pengembangan Batam, salah satunya PP Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.
Ia menilai dukungan regulasi tersebut berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan investasi di Kota Batam.
“Data makro Batam menunjukkan perkembangan yang menggembirakan selama satu tahun tiga bulan kepemimpinan kami,” katanya.
Amsakar menyebut pertumbuhan ekonomi Batam meningkat dari 6,69 persen menjadi 6,76 persen. Sementara angka kemiskinan turun dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen.
Di sektor investasi, realisasi investasi Kota Batam tercatat mencapai Rp69,3 triliun atau 115,5 persen dari target yang ditetapkan. Pada Triwulan I Tahun 2026, investasi di Batam juga tumbuh hingga 103 persen. Selain itu, sepanjang tahun 2025, Kota Batam berhasil meraih 25 penghargaan tingkat nasional.
Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen daerah, mulai dari tokoh masyarakat, Forkopimda, DPRD, hingga masyarakat luas.
“Momentum positif ini harus terus kita jaga bersama,” ujarnya.
Meski berbagai capaian berhasil diraih, Pemerintah Kota Batam, lanjut dia, tetap fokus menyelesaikan persoalan mendasar masyarakat secara bertahap, seperti distribusi air bersih, penanganan banjir melalui koordinasi drainase bersama BP Batam, hingga optimalisasi pengangkutan sampah.
Pada kesempatan itu, Amsakar juga menyampaikan permohonan doa restu kepada masyarakat menjelang keberangkatannya menunaikan ibadah haji pada 20 Mei 2026 mendatang.
“Insyaallah tanggal 20 Mei saya masuk asrama haji dan tanggal 21 Mei berangkat ke Tanah Suci. Mohon doa agar seluruh rangkaian ibadah diberikan kelancaran,” ucapnya.
Selama menjalankan ibadah haji, Amsakar menitipkan roda pemerintahan kepada Li Claudia Chandra. Ia juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan DPRD Kota Batam terus mendukung jalannya program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, jajaran kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Batam, serta sejumlah anggota DPRD Kota Batam. * DAN





















