Adu Nasib di Purwakarta, Cerita Kakak Beradik Bertahan di Tengah Gempuran Pandemi

1246

Mandalapos.co.id, Purwakarta – Merantau dari tanah pasundan Kabupaten Tasikmalaya, Tedy dan Ayi mencoba adu nasib di daerah berjuluk ‘Kota Pensiunan’ Kabupaten Purwakarta .

Meninggalkan kota kelahiran sejak tahun 2015 lalu, Kakak beradik ini mencoba mengais rezeki dari usaha pangkas rambut.

Tekad kuat keduanya membuahkan hasil, gerai pangkas rambut yang mereka buka di Jalan Raya Sadang Subang Km 16, diminati warga Purwakarta. Setidaknya dalam persaingan usaha pangkas rambut di pinggiran jalan, mereka sudah memiliki pelanggan cukup lumayan.  

Namun bukan hidup namanya jika tak penuh dengan tantangan. Di saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia 2 tahun belakangan, usaha pangkas rambut yang diberi nama ‘Mubarok’ ini ikut merasakan dampak dari minimnya pelanggan.

“Biasa normalnya 1 hari bisa dapat pelanggan 10 hingga 20 orang, tetapi saat pandemi paling hanya 2 pelanggan saja per-hari, cukup untuk makan saja,” cerita Tedy kepada mandalapos, Minggu (20/11).

Meski demikian Kakak beradik ini tetap bersyukur masih bisa bertahan hidup ditengah pandemi. Mereka pun berharap keadaan bisa kembali normal sedia kala, seiring program vaksinasi yang kian gencar dilakukan Pemerintah Kabupaten Purwakarta. ***Moch Indrawan


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here